WEBINAR NASIONAL GENERASI TANGGAP FINTECH

Program Studi Manajemen – Fakultas Bisnis, Hukum dan Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Sidoarjo bersama 12 PTN dan PTS seluruh Indonesia bekerja sama dengan AFPI dalam kegiatan Webinar Nasional Generasi Tanggap Fintech, yang mengangkat tema “Ikut Bangun Indonesia Sejak Muda dengan Pemanfaatan Fintech pada Era Digital”.

Acara yang diadakan pada hari Kamis, 18 November 2021 ini diikuti oleh 1.000 mahasiswa seluruh Indonesia. Acara ini juga memiliki latar belakang untuk memberikan literasi bagi generasi milenial khususnya bagi para mahasiswa agar paham bagaimana cara menggunakan Fintech yang baik, benar, aman dan nyaman. Sehingga PT Indonesia Fintopia teknologi atau EasyCash menjadi salah satu penyelenggaraan layanan pinjam meminjam uang yang berbasis teknologi informasi Yang telah memiliki izin dari OJK Dan tergabung dalam asosiasi fintech pendanaan bersama Indonesia atau AFPI.

Pembicara didatangkan dari orang orang yang ber kompeten dibidangnya yaitu Fitri Lim selaku CEO EasyCash, Tris Yulianta selaku Direktur pengaturan, perizinan dan pengawasan Fintech (OJK), Kuseryansyah selaku Executive Director AFPI, Suryani S Motik selaku wakil ketua bidang sosial dan Kebencanaan KADIN, Onno Purbo selaku Owner Yayasan Onno Purbo, Billy Davidson selaku Influencer dan Enterpreneur.

“Dalam rangka mendukung edukasi dan Literasi, penyelenggara Fintech sebanyak 104 secara aturan oleh OJK diminta untuk melakukan sosialisasi minimal 12 kali per tahun. Dari asosiasi terus ikut aktif mendorong melakukan berbagai kegiatan yang sifatnya aktivasi dalam hal melakukan pengenalan Fintech Pendanaan bersama ke seluruh Indonesia. Seperti datang ke kampus-kampus, datang ke komunitas, kelompok usaha dalam rangka menjelaskan bahwa di Indonesia sudah ada sekarang sudah ada layanan Fintech Teknologi dengan less contact di mana masyarakat sudah bisa melakukan peminjaman. Tentu saja kita melakukan Edukasi terutama di kalangan Millennial agar tidak hanya mengerti produk-produknya, tetapi juga mengerti dampak dan resikonya sehingga betul-betul di manage. Sehingga dari Literasi itu maka akan terciptanya inklusi, maka akan menjadikan perkembangan industri semakin pesat”. Kata Kuseryansyah selaku Executive Director AFPI.

“Potensi Fintech tumbuh di Indonesia, karena fintech identik dengan generasi muda. Dari data statistik yang disampaikan oleh pak Kuseryansyah potensinya besar. Kedua perlu dilihat karena ini ciri khas nya Millennial sehingga Indonesia ini bonus demoGrafi Yang artinya penduduknya mayoritas di usia usia produktif jadi saat ini merupakan potensi yang benar benar baik untuk tumbuh. Peluang bagi KADIN ini satu payung organisasi satu payung Di dunia usaha di Indonesia tugasnya adalah bagaimana mendorong agar usaha mulai dari yang besar sampai yang paling kecil itu tumbuh. Pada akhirnya dapat mencapai kesejahteraan”. Kata ibu Suryani S Motik selaku wakil ketua bidang sosial dan Kebencanaan KADIN.

“Penggunaan digitalisasi sudah mulai meningkat, dasarkan data pada tahun 2016 sampai sekarang 2021 meningkat inklusi keuangan khususnya di Sisi digitalisasi. OJK mengoptimalkan peningkatan Literasi keuangan berdasarkan data kami pada tahun 2019 meningkat hampir 38,3% bandingkan pada tahun 2016 Yang hanya sebesar 29,7% ini terkait dengan inklusi keuangan. Ojk sering melakukan sosialisasi dan mengajak masyarakat untuk beralih melakukan transaksi secara digital. Terutama pada hal pinjam meminjam online sudah ada saat ini. Yang saat ini meningkat adalah di sektor produktif, pendanaan yang tadi disampaikan oleh pak kus jumlah pendanaan per Oktober produktif nya hampir 50%. ” Tutur Arsendi selaku Analisis Direktorat Pengaturan, perizinan dan pengawasan Fintech OJK

“Menurut Pendapat aku pada Millennial saat ini, Pada awal tahun 2019 aku membuat YouTube yang mengusung Edutainment karena aku dan Tim berfikir bahwa teman teman Millennial menyukai Edutainment tapi ternyata banyak yang tidak menyukai nya. Karena Millennial jaman sekarang kurang Edukasi dari orang tua agar mengetahui seberapa penting kita harus menabung. Karena pada masa Pandemi saat ini banyak Millennial yang semakin menghamburkan uangnya untuk berbelanja karena dimudahkan dengan teknologi yang bisa berbelanja di rumah. Jadi sepertinya untuk saat ini para Millennial atau mahasiswa khususnya lebih sering lagi untuk diajak atau diadakan sosialisasi supaya lebih mengerti apa itu fintech”. Ungkap Billy Davidson selaku Influencer dan Enterpreneur. Sehingga Webinar Nasional ini memang diperuntukan bagi kalangan mahasiswa atau Millennial agar dapat lebih memahami dan menggunakan fintech secara baik dan benar. Dan juga dapat mengedukasi masyarakat agar sama sama membangun Indonesia lebih maju lagi. Ditulis : Friska

Related Posts

Pelatihan Olah Data Batch 1

Manajemen.umsida.ac.id – Sebanyak 71 orang mahasiswa program studi Manajemen  telah...

Kaprodi Manajemen bersama dengan PMB Umsida melakukan kunjungan ke SMA Negeri 1 Ngoro, Mojokerto

manajemen.umsida.ac.id – Senin, 20 Desember 2021 Kaprodi Manajemen Bapak Detak...

Leave a Reply