Manajemen.umsida.ac.id — Dalam upaya meningkatkan kemampuan komunikasi dan profesionalitas mahasiswa, Asisten Laboratorium (Aslab) Program Studi Manajemen Fakultas Bisnis, Hukum dan Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menyelenggarakan Pelatihan Public Speaking pada Jumat, 17 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat, GKB 7, Lantai 2, Kampus 3 Umsida dan diikuti oleh Aslab angkatan 17 dan 18.
Pelatihan ini mengusung tema “Find Your Voice: Become a Confident and Inspiring Speaker (Temukan Suaramu: Menjadi Pembicara yang Percaya Diri dan Menginspirasi)”, yang bertujuan mendorong peserta untuk mengenali potensi diri serta mengembangkan kemampuan komunikasi secara optimal.
Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan dasar hingga lanjutan dalam berbicara di depan umum serta menjadi pembawa acara yang profesional. Tiga materi utama yang disampaikan meliputi kepercayaan diri, clarity dan teknik penyampaian, serta interaksi dengan audiens. Seluruh materi disampaikan oleh Dr. Sumartik, SE., M. M., yang menekankan pentingnya komunikasi efektif dalam dunia akademik maupun profesional.
Dalam penyampaian materinya, Dr. Sumartik, SE., M. M menjelaskan bahwa kepercayaan diri merupakan fondasi utama dalam public speaking. Selain itu, kemampuan menyampaikan pesan secara jelas dan terstruktur menjadi kunci agar audiens dapat memahami informasi dengan baik. Tidak kalah penting, interaksi dengan audiens juga menjadi aspek yang harus dikuasai agar komunikasi berlangsung dua arah dan lebih hidup.
“Public speaking bukan hanya soal berbicara, tetapi bagaimana pesan bisa diterima dan membangun koneksi dengan audiens,” ungkapnya.
Pelatihan ini tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga berbasis praktik. Peserta diberikan kesempatan untuk langsung mempraktikkan peran sebagai Master of Ceremony (MC) dalam beberapa sesi, serta menjalankan peran asistensi yang bertugas mendampingi dan memberikan dukungan teknis selama kegiatan praktik berlangsung. Setiap peserta mendapatkan pengalaman langsung yang terstruktur melalui pembagian sesi praktik.

Melalui praktik ini, peserta belajar mengelola alur acara, mengatur intonasi suara, serta membangun suasana yang komunikatif. Sementara itu, peran asistensi melatih ketelitian, koordinasi, serta kemampuan mendukung kelancaran acara secara profesional. Pendekatan ini membuat peserta tidak hanya percaya diri sebagai MC, tetapi juga siap sebagai peran pendukung kegiatan asistensi dan membantu kegiatan prodi sebagai asisten laboratorium.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap hasil pelatihan, panitia juga memberikan penilaian kepada peserta dengan performa terbaik. Berdasarkan hasil evaluasi, Abdul Ghofur Ashidiq terpilih sebagai peserta terbaik dalam kategori Master of Ceremony (MC), sedangkan Ananda Ratih Ayu Kumalasari memperoleh penilaian terbaik dalam kategori pelatihan asistensi.
Salah satu peserta menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman baru yang sangat bermanfaat. “Kami tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung mencoba dan mendapatkan feedback. Ini sangat membantu meningkatkan kepercayaan diri kami,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan refleksi yang berlangsung interaktif, di mana peserta berbagi pengalaman serta pemahaman yang diperoleh selama pelatihan. Acara kemudian diakhiri dengan penutupan resmi serta dokumentasi bersama.
Melalui pelatihan ini, diharapkan Asisten Laboratorium Prodi Manajemen Umsida mampu menjadi individu yang komunikatif, percaya diri, serta profesional baik sebagai MC maupun dalam peran asistensi pada berbagai kegiatan akademik dan non-akademik.















