Asisten Laboratorium Program Studi Manajemen Fakultas Bisnis, Hukum, dan Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Sidoarjo menyelenggarakan kegiatan In-House Training Praktikum Mini Bank dengan tema “Empowering Banking Skills: Membangun Kompetensi dan Profesionalisme melalui Praktik Mini Bank”. Kegiatan ini menghadirkan Herlinda Maya Kumalasari, S.E., M.M. sebagai pemateri.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pembekalan bagi Asisten Laboratorium Manajemen agar lebih siap dalam mendampingi mahasiswa selama pelaksanaan Praktikum Mini Bank. Selain memahami alur pelayanan perbankan, peserta juga mendapatkan pembelajaran mengenai penggunaan software SISPRO yang digunakan dalam kegiatan praktikum.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, Divya Akmilna Dinana, yang menyampaikan rangkaian acara sebelum memasuki sesi utama. Selanjutnya, Herlinda Maya Kumalasari, S.E., M.M. menyampaikan materi mengenai pelaksanaan Praktikum Mini Bank dan berbagai hal yang perlu diperhatikan oleh asisten dalam mendampingi mahasiswa.
Pada sesi pemaparan materi, peserta mendapatkan penjelasan mengenai tujuan dan alur praktikum, struktur organisasi, pembagian tugas, hingga istilah-istilah yang digunakan dalam SISPRO. Materi juga membahas alur pelayanan Mini Bank, etika dalam melayani nasabah, serta cara menangani keluhan yang dapat muncul selama proses pelayanan.
Peserta juga diperkenalkan dengan berbagai peran dalam operasional Mini Bank, seperti Branch Manager, BOSM, Customer Service, dan Teller. Penjelasan mengenai masing-masing peran diberikan agar peserta dapat memahami tugas dan tanggung jawab setiap petugas dalam menjalankan kegiatan praktikum.
Selama pemaparan berlangsung, peserta mengikuti kegiatan secara aktif dan turut berdiskusi mengenai pelaksanaan Praktikum Mini Bank. Beberapa pembahasan yang muncul berkaitan dengan alur transaksi, penggunaan menu pada SISPRO, pemilihan akun sesuai peran, proses validasi, serta sumber dan tujuan dana dalam transaksi.
Selain membahas teknis penggunaan SISPRO, pemateri juga memberikan arahan mengenai peran Asisten Laboratorium dalam mendampingi mahasiswa. Asisten diharapkan dapat memberikan petunjuk ketika mahasiswa mengalami kesulitan, namun tetap memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami dan menyelesaikan proses praktikum secara mandiri.
Setelah sesi materi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan praktik penggunaan SISPRO. Pada sesi ini, peserta mencoba secara langsung beberapa proses yang berkaitan dengan kegiatan Mini Bank, mulai dari pengelolaan data nasabah dan rekening, setoran dan penarikan tunai, transaksi deposito, pembiayaan, hingga Overbooking (OB).
Peserta juga mempraktikkan proses validasi dan melakukan pengecekan terhadap laporan yang dihasilkan dari transaksi. Melalui praktik tersebut, peserta tidak hanya memahami langkah-langkah penggunaan SISPRO, tetapi juga belajar mengenali beberapa kesalahan yang dapat terjadi selama proses transaksi.
Beberapa kendala yang dibahas antara lain akun yang tidak sesuai, data nasabah yang tidak muncul, nominal transaksi yang salah, kesalahan arah Overbooking, hingga kondisi ketika laporan belum mengalami perubahan setelah transaksi dilakukan. Pembahasan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam pelatihan karena dapat membantu asisten ketika nantinya menemukan kendala serupa saat mendampingi mahasiswa.
Memasuki sesi berikutnya, pemateri memberikan studi kasus yang berkaitan dengan pelayanan dan transaksi Mini Bank. Studi kasus tersebut digunakan sebagai latihan bagi peserta untuk menerapkan materi yang sebelumnya telah disampaikan.
Untuk menyelesaikan studi kasus, peserta dibagi menjadi tiga kelompok dengan tugas yang berbeda. Kelompok pertama bertugas sebagai observer yang mengamati jalannya praktik dan menyusun kesimpulan. Kelompok kedua bertugas melakukan evaluasi terhadap proses praktik, terutama dari sisi pelayanan, komunikasi, ketepatan prosedur, ketelitian transaksi, dan koordinasi antarpetugas.
Sementara itu, kelompok ketiga bertugas mempraktikkan studi kasus secara langsung dengan menjalankan beberapa peran, yaitu Manager/BOSM, Customer Service, Teller, dan nasabah.
Dalam praktik tersebut, peserta menjalankan alur pelayanan mulai dari menyambut nasabah, menggali kebutuhan, melakukan pemeriksaan dokumen, memberikan pelayanan, menjalankan transaksi, melakukan konfirmasi, hingga menyelesaikan layanan. Peserta juga dituntut untuk menerapkan etika komunikasi serta ketelitian sesuai dengan peran masing-masing.
Selama kelompok ketiga melakukan praktik, kelompok pertama melakukan pengamatan terhadap proses yang berlangsung. Sementara itu, kelompok kedua mencatat dan menilai bagian-bagian yang sudah sesuai maupun hal-hal yang masih perlu diperbaiki.
Setelah praktik selesai, masing-masing kelompok menyampaikan hasil tugasnya. Kelompok pertama menyampaikan kesimpulan berdasarkan hasil pengamatan, sedangkan kelompok kedua memberikan evaluasi dan masukan terhadap pelaksanaan studi kasus. Kelompok ketiga juga menjelaskan proses yang telah dilakukan serta kendala yang ditemukan selama praktik.
Hasil praktik tersebut kemudian mendapat tanggapan dari Herlinda Maya Kumalasari, S.E., M.M. Pemateri memberikan penjelasan terhadap beberapa bagian yang masih kurang sesuai sehingga peserta dapat mengetahui prosedur yang tepat dalam menjalankan pelayanan maupun transaksi Mini Bank.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan simulasi transaksi secara lebih menyeluruh. Peserta mempraktikkan proses pembukaan tabungan, setoran tunai, dan penarikan sebagian saldo. Dalam simulasi tersebut, Customer Service melakukan proses pembuatan dan validasi data nasabah, Teller menjalankan transaksi, sedangkan Manager/BOSM melakukan pemeriksaan terhadap bukti transaksi dan laporan.
Selama sesi praktik, peserta kembali aktif berdiskusi mengenai berbagai kemungkinan kendala yang dapat ditemukan dalam SISPRO. Peserta membahas cara menangani akun yang tidak sesuai, data nasabah yang tidak muncul, kesalahan nominal transaksi, kesalahan arah Overbooking, serta laporan yang belum berubah setelah transaksi dilakukan.
Melalui praktik dan diskusi tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai penggunaan SISPRO, tetapi juga belajar melihat proses pelayanan Mini Bank secara menyeluruh. Pembagian peran dalam kegiatan juga membantu peserta memahami bagaimana setiap petugas saling berkoordinasi dalam menjalankan operasional Mini Bank.
Menjelang akhir kegiatan, dilaksanakan evaluasi dan refleksi bersama mengenai materi serta praktik yang telah dilakukan. Peserta menyampaikan pemahaman dan hal-hal yang perlu diperhatikan ketika nantinya mendampingi mahasiswa dalam pelaksanaan Praktikum Mini Bank.
Kegiatan In-House Training ini memberikan pembekalan kepada Asisten Laboratorium Manajemen mengenai pelayanan Mini Bank, pembagian tugas setiap petugas, penggunaan SISPRO, transaksi simpanan, deposito, pembiayaan, Overbooking, validasi, pengecekan laporan, hingga penanganan kendala selama praktikum.
Secara keseluruhan, kegiatan In-House Training Praktikum Mini Bank berlangsung dengan baik dan mendapat partisipasi aktif dari peserta. Melalui kegiatan ini, Asisten Laboratorium Manajemen diharapkan memiliki kesiapan dan pemahaman yang lebih baik dalam mendampingi mahasiswa, khususnya dalam menjalankan alur pelayanan Mini Bank dan menggunakan SISPRO secara tepat, teliti, dan sesuai prosedur.


















