Zabrina Bawa Pulang Emas dan Perunggu, Tunjukkan Kemampuan Tanpa Batas di Batu Karate Challenge 2025

Manajemen.umsida.ac.id – Mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Zabrina Muslimatul Aurellia, menorehkan prestasi membanggakan dengan membawa pulang dua medali di ajang Batu Karate Challenge Open Tournament Series 2025 yang diselenggarakan di Batu pada 26-28 Desember 2025.

Ia meraih Medali Emas pada kategori -61 Kg Kumite Senior Putri dan Medali Perunggu untuk kategori -61 Kg Kumite U-18TH+ Putri.

Baca juga: Latihan Konsisten Antar Achnaf Naik Podium Meski Tanding dengan Cedera

Prestasi Berkat Dedikasi dan Mental Juara

Zabrina yang aktif di UKM Bela Diri Cabor Karate dan juga terlibat dalam organisasi HIMA Manajemen, menunjukkan komitmen tinggi dalam mengatur waktu di antara kuliah, organisasi, dan latihan.

Ia mengakui bahwa keberhasilannya ini bukanlah hasil kebetulan, tetapi berkat latihan konsisten, mental yang kuat, serta dukungan penuh dari keluarga, pelatih, dan civitas akademika Umsida.

“Saya ingin menerapkan mental juara. Itu yang saya latih pertama kali agar bisa memotivasi diri dan menghadapi pertandingan dengan lebih tenang,” ujar Zabrina.

Selain mental, ia juga menekankan pentingnya persiapan fisik dengan berlatih teknik-teknik yang diajarkan oleh pelatihnya.

“Latihan demi latihan saya lakukan dengan teman-teman dan pelatih agar kami bertanding dengan stamina dan skill yang matang,” tambahnya.

Namun, perjalanan menuju kemenangan tidak mudah. Zabrina harus menghadapi tantangan besar dalam membagi waktu antara kuliah, organisasi, tugas-tugas manajemen, dan latihan karate.

“Saya harus membagi waktu untuk kerja, kuliah, UKM, organisasi HIMA, dan tugas-tugas manajemen. Itu semua harus dikelola dengan baik. Tidak mudah, tetapi saya tetap semangat,” katanya.

Lawan-lawan tangguh dari berbagai daerah di Jawa Timur juga semakin menambah semangatnya untuk memberikan yang terbaik.

Lihat juga: Dari Skripsi Tebal ke Artikel Digital: Tugas Akhir Sekarang Lebih Masuk Akal?

Latihan Intensif dan Dukungan yang Tidak Terbatas

Untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi, Zabrina menjalani latihan intensif selama dua bulan dengan sesi latihan 2 hingga 4 kali seminggu.

Selain itu, ia juga rutin berlatih jogging pagi untuk menjaga stamina.

Ia sangat mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh keluarganya, teman-temannya, dan tentu saja, Umsida yang memfasilitasi latihan serta memberikan kemudahan administrasi yang sangat membantunya.

“Alhamdulillah, support dari orang tua, keluarga, teman-teman, dan keluarga bela diri sangat berarti. Support dan doa mereka yang mengiringi saya selama pertandingan,” ujar Zabrina.

Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada Umsida yang telah memberikan fasilitas berlatih di kampus dan mempermudah administrasi.

Ke depan, Zabrina akan terus melangkah dengan semangat, termasuk mengikuti turnamen di Arhanud pada Januari 2026.

Ia pun mengingatkan kepada sesama mahasiswa, “Jangan pernah ragu untuk mencoba hal baru. Jika sudah mencoba, konsistensi jangan dirubah,” ujarnya.

“Bekerja sambil kuliah, mengikuti UKM, organisasi, dan tugas akademik bisa berjalan seimbang jika kita bisa mengelola waktu dengan baik,” tutup Zabrina.

Dengan pencapaiannya ini, Zabrina membuktikan bahwa kesuksesan dalam bidang akademik dan non-akademik dapat dicapai secara bersamaan, asalkan ada tekad yang kuat, konsistensi, dan dukungan dari berbagai pihak.

Penulis: Indah Nurul Ainiyah

Bertita Terkini

Manajemen Stakeholder Kunci Keberhasilan Proyek Bukan Cuma Soal Timeline
January 14, 2026By
Agile dalam Manajemen Proyek Dari Cara Kerja Tim IT Menjadi Strategi Bertahan Perusahaan
December 29, 2025By
Coaching Class Prodi Manajemen : Bekal Strategis Hadapi Penelitian dan Publikasi Ilmia
December 25, 2025By
Wawancara Aslab Manajemen UMSIDA : Langkah Awal Menjadi Asisten Laboratorium yang Kompeten
December 21, 2025By
Menggali Potensi Ekonomi Halal: UMSIDA dan Maybank Syariah Bersinergi Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah Mahasiswa
December 2, 2025By
Digitalisasi Manajemen: Efisiensi Canggih atau Dehumanisasi yang Terselubung?
November 11, 2025By
Manajemen SDM di Era Hybrid Working: Efisiensi Modern atau Ancaman Baru bagi Produktivitas?
November 7, 2025By
Batik Jetis dan Transformasi Digital: Kunci Keberlanjutan UMKM di Era Inovasi
November 3, 2025By

Prestasi

Latihan Konsisten Antar Achnaf Naik Podium Meski Tanding dengan Cedera
January 6, 2026By
Latihan Disiplin Jadi Kunci Hani Hidayah Tembus Kejuaraan Taekwondo
January 2, 2026By
Galuh, Wisudawan Berprestasi, Sabet Juara 3 di International Conference 2024
December 9, 2025By
Juara 1 Unilever Entrepreneurship Bootcamp Strategi Marketing Kreatif: Handoko Sabet Penghargaan Wisudawan Berprestasi
December 5, 2025By
Inovasi Ekowisata Desa Pandean Bawa Akmal Menjadi Wisudawan Berprestasi Umsida 46
December 1, 2025By
Perjuangan Ibu 2 Anak yang Kuliah Hingga Meraih Predikat Wisudawan Berprestasi
November 27, 2025By
Hadapi Tantangan Raih Prestasi, Febi Putri Maharani Jadi Wisudawan Berprestasi FBHIS
November 23, 2025By
Scrunchik Batik Antar Anita Sukses Lolos P2MW dan Jadi Wisudawan Berprestasi
November 19, 2025By