Mahasiswa Prodes Umsida Gelar Lomba Antar Kelas di SDN Ngadirenggo 05

Ikomumsida.ac.id, Blitar – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) meriahkan SDN 05 Ngadirenggo, Blitar dengan rangkaian kegiatan lomba antar kelas yang penuh kreativitas pada Selasa (24/10/2023).

Pada hari tersebut, sekolah dasar ini menjadi saksi berbagai perlombaan menarik yang diadakan oleh mahasiswa Umsida. Lomba mewarnai menjadi ajang unjuk kreativitas bagi siswa kelas I, II, dan III, sementara kelas IV bersaing dalam lomba baca puisi yang memukau. Lalu ada kelas V menguji kemampuan mereka dalam lomba hitung cepat, sementara kelas VI menampilkan ketajaman otak dalam lomba cerdas cermat.

Lihat juga: Penyaluran BLT-DD Bulan Oktober di Desa Balerejo Blitar

Sebelum memulai perlombaan, para peserta diajak untuk menjalani sesi senam pagi bersama untuk memastikan semangat dan energi mereka mencapai puncak. Namun, yang membuat acara ini semakin seru adalah kegiatan cap telapak tangan menggunakan cat air pada kain. Siswa-siswi dengan antusias mencoba berbagai desain dan warna untuk menciptakan karya seni mereka sendiri.

Kegiatan ini bertujuan membantu adik-adik di SDN 05 Ngadirenggo agar semakin semangat dalam belajar. Setelah lomba, mereka juga dilibatkan dalam beberapa kuis dan aktivitas menyenangkan untuk mencegah kebosanan dan kejenuhan selama proses belajar mengajar.

Lomba yang diinisiasi oleh mahasiswa Umsida ini diharapkan mampu mempererat rasa kebersamaan dan semangat nasionalisme di kalangan siswa dan guru SDN Ngadirenggo 05. Acara ini pun mendapat sambutan baik dan antusiasme tinggi dari seluruh warga sekolah.

“Pelaksanaan kegiatan hari ini sangat memuaskan. Terlihat jelas semangat dan antusiasme anak-anak, terutama dalam meraih hadiah. Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa Umsida atas partisipasi mereka,” ujar Eko selaku kepala sekolah SDN 05 Ngadirenggo.

Lihat juga: Desa Kemiren Punya Tradisi Unik dalam Merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445H

Kegiatan lomba diakhiri dengan nyanyian bersama lagu “Rumahku di Desa” dan “Nanti Tuhan Marah,” di mana semua peserta bergandengan tangan membentuk lingkaran.

Penulis: Nabila Ilmiatul Khanifah

Penyunting: Romadhona S.

Leave a Reply